Epidemiologi Gizi Berkaitan Dengan Kanker

Epidemiologi Gizi Berkaitan Dengan Kanker

Defenisi Kanker :  Kanker adalah pertumbuhan sel-sel tubuh yang tidak normal, kontrol dan dapat merusak sel-sel norma. Kanker dapat menimbulkan benjolan yang disebut dengan Tumor Ganas

Besaran Masalah : Data WHO,  Tahun 2012 di seluruh dunia 14.1 juta kasus baru kanker, 8.2  meninggal dunia karena kanker dan 32.6  hidup dengan menderita kanker  dalam kurun 5 Tahun. Data Riskesdas 2007 prevalensi tumor/kanker 0,4 %. Tahun 2013 prevalensi kanker 1,4 ‰

Distribusi : Prevalensi Laki-Laki 0,6 ‰ dan perempuan 2,2 ‰. Rentangan umur yang prevalensi tertinggi  umur lebih dari 75+Tahun (5,0 ‰), (Riskesdas 2013). Daerah kota kasus kanker lebih banyak dari di desa.  Berdasarkan Riskesdas 2013 , Daerah indonesia yang prevalensi terbanyak Yogyakarta (4,1‰).

Determinan Kanker yang Berhubungan Dengan Gizi :

  1. Makronutrien dan asam-asam lemak :  banyak mengandung lemak meningkatkan risiko kanker pada paru,kolorektum, payudara, dan prostat. Konsumsi daging merah berkaitan peningkatan kanker kolon dan rektum.
  2. Karsinogen dalam makanan: Kontaminasi narkoba, Pestisida yang terdapat secara alami :pada tanaman herbal (seperti basi)
  3. Pengolahan makanan : Kanker lambung,kolon, dan rektum berkaitan dengan daging yang dipanggang karena paparan PAH (hidrokarbon aromatik polisiklik).
  4. Kopi  :  Menurut para pakar minum kompi berhubungan dengan kanker kandung kemih.

Pencegahan Kanker dengan Intefensi Diet :

Rekomendasi untuk mencegah kanker dengan intervensi diet yaitu meliputi pola makan dengan jenis organik, gizi seimbang, serta pola makan untuk mempertahankan indeks masa tubuh yang norma. Kontaminasi makanan juga harus dikurangi.

Referensi :

Bustan, M.N. 2007. Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Jakarta : Rieneka Cipta

Gibney, Michael, dkk. 2009. Gizi Masyarakat. Jakarta : EGC

Share Button