Epidemiologi GAKY (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium)

Epidemiologi GAKY (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium)

Defenisi GAKY : Defesiensi Yodium sering dikenal dengan istilah gondok (perbesaran kelenjar Tiroid) yaitu suatu gejala yang timbul akibat kekurangan zat gizi tersebut.

Tanda-tanda Klinis :  Terjadi perbesaran kelenjar gondok (kelenjar Tiroid).  Penentuan perbesaran kelenjar gondok digunakan metode inspeksi (pengamatan) dan palpasi (perabaan). Metode inspeksi digunakan untuk mengetahui apakah ada pebesaran, sedangkan palpasi untuk konfirmasi atau mengetahui apakah perbesaran betul-betul perbesaran kelenjar gondok.

Besar Masalah : Secara umum prevalensi masih diatas 5% dan bervariasi antar wilayah, masih ada kecamatan yang prevalensi 30%. (Riskesdas tahun 2010). Diperkirakan sekitar 18,16 juta penduduk hidup di daerah endemik sedang dan berat, dan 39,24 juta berada di daerah endemis ringan.

Faktor Determinan : Penyebab langsung dari GAKY adalah defesiensi zat gizi Yodium. Penyebab tidak langsung Yodium dalam makanan rendah dan penggunakan garam yang tidak beryodium

Dampak GAKY :

Pada Ibu Hamil : Abortus, mati lahir, kelainana abwaan pada bayi, kematian pranatal, dan bayi lahir kretin

Pada Anak-anak: Perbesaran kelenjar gondok, gangguna fungsi mental, dan perkembangan fisik

Pada Dewasa : Perbesaran kelenjar gondok, gangguan mental

Paling Berat : Kretin

Penanggulangan :  Beberapa cara yang dilakukan antara lain fortifikasi yodium pada garam, fortifikasi yodium pada air  minum, suplementasi yodium pada hewan, suntikan minyak yodium, dan suplementasi kaspul yodium

Sumber Referensi :

Fakultas Kesehatan Masyarakat UI. 2013. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Raja Grafindo Persada

Share Button